Saturday, 09 May 2020 11:22

Korpri Peduli Covid-19 Bagikan 2.000 Paket Sembako

Written by
Rate this item
(1 Vote)

Getar.id – Banyak sudah masyarakat termasuk para ASN atau aparatur sipil negara yang terdampak pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). Sebagai wujud kepedulian antarsesama, Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) spontan bergerak menggalang donasi bertajuk “KORPRI Peduli Covid-19”.

Hasilnya, bulan April lalu KORPRI Peduli Covid-19 telah memberikan bantuan lebih dari 3.100 APD atau alat pelindung diri berupa hazmat (hazardous material) suit.

Pakaian tertutup yang steril dan dapat melindungi tubuh dari potensi paparan virus ini diberikan kepada tenaga medis yang berada di garis terdepan menangani pasien yang terjangkit Covid-19.

APD hazmat suit ini dibagikan ke sejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas yang tersebar mulai dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Riau dan Nusa Tenggara Timur.

Tidak berhenti sampai di situ saja, pekan ini Korpri tergerak untuk membantu masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19. Melalui KORPRI Peduli Covid-19, DPKN membagikan bantuan berupa 2.000 paket sembako.

“Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu, panti asuhan, pondok pesantren serta para marbot dan yayasan kemanusiaan dengan harapan dapat membantu kesulitan selama pandemi Covid-19,” kata Ketua DPKN Prof Zudan Arif Fakrulloh dalam laporannya kepada Mendagri Prof. HM Tito Karnavian, PhD sebagai Ketua Pembina Korpri Nasional, sebagaimana rilis tertulisnya, di Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Dana bantuan yang dikumpulkan melalui dana KORPRI Peduli Covid-19 ini berasal dari jajaran DPKN, para donatur, dan ASN anggota KORPRI yang selanjutnya disalurkan melalui beberapa kegiatan sosial.

“Dengan KORPRI Peduli, seluruh jajaran KORPRI akan terus berupaya membantu masyarakat dan pemerintah melalui berbagai kegiatan sosial bermanfaat lainnya,” kata Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

Getar.id

 
Read 5094 times

483 comments

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.